Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Risiko akibat Pemasangan Extension Bulu Mata

7 Risiko akibat Pemasangan Extension Bulu Mata


Banyak yang rupanya tidak sabar ketika hendak pasang extension bulu mata. Padahal, fungsi bulu mata bersifat tambahan, bukan pokok. Sikap terburu-buru tersebut acapkali dipicu oleh adanya tren di akhir-akhir ini. Sebelum kamu pasang bulu mata palsu, perhatikan 7 hal ini terlebih dahulu. Biar tidak pasang karena hanya ikut-ikutan saja. 

1. Berbahayakah untuk Mata? 
Hal yang paling ditakutkan akibat penanaman bulu mata mungkin soal kebutaan. Asalkan kamu pakai produk yang aman dan tidak mengandung bahan berbahaya, potensi semacam itu tidak akan pernah ada. Sebelum beli, pastikan dulu produk tersebut berasal dari negara mana. Soalnya, semakin jauh letaknya, kemungkinan bisa terjadi penumpukan formalin. 
Padahal formalin tersebut tidak baik untuk mata manusia. Ketika kamu pakai pertama kali, coba identifikasi. Apakah pemakaian bulu mata palsu tersebut bikin kamu alergi atau tidak. Ada semacam sensasi terbakar atau tidak. Jika kedua efek tersebut sudah terjadi dan kebetulan diabaikan begitu saja, segera untuk kunjungi dokter mata untuk perawatan. 

2. Selain Alergi, Apa Lagi Risiko Pemakaian Bulu Mata? 
Selain bikin alergi, ternyata penerapan bulu mata juga bisa bikin bulu aslimu rontok. Hal tersebut hanya bisa terjadi jika folikel yang ada pada bulu mata asli rusak gara-gara beban bulu mata palsu terlalu berat. Alhasil, akar bulu mata pun mengalami ketegangan. Akhirnya rontok deh. Padahal bulu mata asli berfungsi menyapu debu ataupun kotoran di area mata. 

3. Bulu Mata Palsu Jadi Tempat Favorit Bakteri 
Penemuan terhadap tempat favorit bakteri ini telah jauh-jauh hari dilakukan oleh Dr. Robert Dorin. Beliau berasal dari Dorin Medical Group New York. Penyebabnya belum diketahui. Bahkan, bukan hanya bakteri, tetapi juga virus serta mampu menyebabkan infeksi jamur. Di Jepang, keluhan kecantikan yang pertama diakibatkan oleh pemakaian extension bulu mata. 

4. Pemakaian Bulu Mata Menghabiskan Waktu Lama 
Meskipun durasinya berbeda-beda, tetapi pemasangan bulu mata rata-rata memakan waktu lama. Tergantung seberapa ahli dan telatennya pemakai bulu mata palsu tersebut. Tergantung pula kondisi bulu mata asli yang sudah ada sebelumnya. Untuk awalan, sebaiknya kamu pasang bulu mata setengah set saja biar hasilnya tampak alami. 

5. Proses Penanaman Bulu Mata Palsu Cukup Rumit 
Di kalangan ahli, penanaman bulu mata palsu ini ibarat pembedahan mikro yang terjadi pada bagian tubuh manusia. Rumit, kan? Biar terkesan alami, ahli atau teknisi akan menerapkan bulu mata yang memiliki panjang berbeda. Jumlahnya berkisar antara 40 sampai 100 bulu mata sintetik. Lem yang digunakan juga bersifat khusus dan semi-permanen. 

6. Bulu Mata Ekstensi Itu Berbahan Serat Sintetis 
Fakta ini ada dan hadir untuk menampik dugaan, bahwa bulu mata palsu itu dibuat dari bulu mata manusia. Kalau begitu mah sangat menyeramkan. Masa sih ada yang mau mengumpulkan bulu mata yang jatuh berserakan? Serat sintetis ini seperti nilon. Jenisnya terbagi menjadi 3, yakni bulu, sintetis, serta sutera dengan panjang antara 6 sampai 17 mm. 

7. Pilih Ekstensi Bulu Mata yang Bersertifikat 
Menimbang beberapa fakta dan risiko di atas, maka perlu sekali untuk memilih ekstensi bulu mata yang bersertifikat. Minimal pembelian dilakukan berdasarkan rekomendasi dari kalangan profesional. Biar tidak ada rasa khawatir terkena alergi. 

Setelah menyimak uraian di atas, apa kamu masih mau pakai extension bulu mata? Mudah-mudahan niat itu belum surut, ya. Cantik dan tampil menawan mutlak menjadi pilihan wanita agar selalu percaya diri setiap hari. Dengan sejumlah fakta serta risiko di atas, setidaknya kamu bisa lebih berhati-hari lagi saat menggunakan ekstensi bulu mata di kemudian hari.

Post a Comment for "7 Risiko akibat Pemasangan Extension Bulu Mata"